http://compteur.cc/

Jumat, 23 Desember 2011

2 Hal Penyebab BUMN Bangkrut

JAKARTA - Tidak jarang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tercatat mengalami kerugian. Hal ini tentu saja memberatkan anggaran pemerintah, karena harus menyuntik dana. Padahal, perusahaan tersebut bisa dikatakan tidak memberikan untung. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, ada dua hal yang menyebabkan perusahaan pelat merah mengalami kebangkrutan. Pertama, adalah industri tersebut sudah habis ditelan zaman. "Apakah itu karena jenis industrinya yang sudah senja, jadi diapa-apakan tidak bisa. (Yang seperti itu) banyak kan, karena zaman berubah," ungkap Dahlan, di sela-sela operasi pasar beras di Pasar Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (22/12/2011). Menurut Dahlan, apabila dikarenakan sifat industrinya, maka tersedia dua opsi bagi perusahaan tersebut. "Pindah bisnis atau ditutup," jelas dia. Meski harus memperhitungkan jumlah karyawan yang akan dipensiunkan, Dahlan berharap BUMN tersebut dapat memutar otak. "Ya kalau begitu lebih baik mereka pindah bisnis. Mungkin sifat bisnisnya (saat ini) tidak cocok," tegasnya. Faktor kedua, lanjut Dahlan, adalah kesalahan yang dilakukan oleh human error, seperti pengelolaannya. "Kalau (rugi) karena manajemen, ya (manajemennya) diperbaiki," jelas Dahlan. Meski demikian, dia mengaku tidak ingin ikut campur terlalu dalam pada pengelolaan yang dilakukan perusahaan. "Biar mereka yang pilih, saya sudah berikan kebebasan. (Kalau harus ditutup) biar perusahaan BUMN-nya yang menutup," tukasnya. (ade)