http://compteur.cc/

Sabtu, 17 Desember 2011

BBM Subsidi Overkuota Pemerintah Jamin Tak Ganggu APBN 2012

JAKARTA - Pemerintah menjamin pembayaran kelebihan kuota BBM subsidi 2011 yang di-carry over pada tahun 2012 tidak akan menganggu APBN dan pos anggaran lainnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah mempunyai anggaran resiko fiskal yang dapat dipergunakan sebagai bantalan pemakaian kuota BBM subsidi pada tahun 2011 ini.

"Tidak akan terkorbankan (pos anggaran lain) karena kita memiliki cadangan. Kita memiliki saldo anggaran lebih (SAL) Rp95 triliun sisa tahun 2010. Jadi cukup kuat. Untuk pangan, energi. Bantalannya cukup," ujar Hatta dikantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/12/2011).

Hatta juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) mengenai masalah ini. Dan disimpulkan pemerintah masih mempunyai ruang untuk mengambil langkah ini (carry over). "BBM itu akan dibebankan ke APBN-P 2012. Sudah dipertimbangkan menkeu dan itu bisa kita atasi. Kita tidak cuma bcara soal itu tapi kita bicara secara keseluruhan," tambahnya.

Di tahun 2011 pemerintah menetapkan kuota BBM subsidi sebanyak 40,4 juta kiloliter (kl). Untuk realisasi sendiri tahun 2011 telah melampaui kuota yang diperkirakan akan mencapai 41,9 juta kl sehingga pemakaian kelebihan kuota diperkirakan akan mencapai 1,5 juta kl. (wdi)