http://compteur.cc/

Rabu, 25 Januari 2012

Reformasi Sistem Pendidikan Jepang

Rupanya, bukan hanya Indonesia yang gernar mereformasi (atau sekadar rnengganti) kurikulum pendidikan. Negara rnaju seperti Jepang yang pendidikannya terbukti rnarnpu rnencetak kader-kader bangsa yang guard led ternyata rnengalarni hal yang sama.
Reforrnasi sister() pendidikan terluang dalarn program “Yutori Kyoiku” yang dicanangkan Kernentrian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, serla Teknologi (tv1EXT).
Lattar’ Belakang Apakah yang rnelatarbelakangi program tersebut? tvleskipun sistem pendidikan Jepang tergolong sangat baik, terbukti dengan performa siswanya dalam bidang Matematika dan ilrnu alarn, ternyata pemerintah Jepang rnerasa belurn puss, terutarna rentang antara 1980-1990.
Pendidikan di Jepang rnernang rnerniliki serangkaian keunggulan, rnisalnya: kurikulum dasar yang kuat pada bidang studi Matematika dan ilrnu pasti, kornitrnen rnasyarakat yang kuat pada keunggulan akademik, keselarasan hubungan pengajar dan peserla didik, perencanaan pendidikan yang rnatang visioner, irnplernentasi yang balk dalam ilmu terapan. Narnun, rnuncul perdebatan publik dan studi komparasi yang rnengetengahkan fakta bahwa sistern pendidikan di Jepang terlalu kaku rnengaplikasikan ujian rnasuk calon siswa baru serla lebih rnenekankan kernampuan ingatan terhadap fakta-fakta. Yutori Kyoiku diformulasikan untuk meredarn kecenderungan tersebut. Seiring, upaya meningkatkan standar akadernik dalam program “Super Science” untuk siswa-siswi SMA dengan kemampuan di alas rata-rata. Kalender Akademik Sebagai gambaran, ada baiknya kite melongok kalender akadernik SMA Nakamura, sebuah sekolah level rnenengah ke atas yang rnenganut sistem NB time course dengan hari belajar Senin-Jumat. Urnumnya SMA di Jepang, kegiatan belajar-mengajar berlangsung pukul 08:45 -15.15, tersusun atas enarn jam pelajaran. Satu jam berdurasi 50 menit. Dengan pengecualian hari Rabu yang tersusun alas tujuh jam, dalarn seminggu terdapat 31 jam pelajaran.
Ada Sembilan mats pelajaran yang diajarkan, yaitu:
Bahasa Jepang Geograti/Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan Maternatika Pendidikan Jasmani dan Olahraga Pendidikan Seni Bahasa Asing (Inggris) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dan IT 9. Keterarnpilan
Tahun akadernik dirnulai April, terbagi rnenjadi due semester, dan melangsungkan lima kali ujian pada tvlei, Juli, Oktober, Desember,dan Februari.
Jadwal kegiatan akadernik secara global adalah sebagai berikut. Semester Ganjil:
April: Penerimaan siswa baru, Tes Akademik, Tes Kesehatan, dan Orientasi Karir kelas 3. Mei: Ujian tengah semester, Orientasi Karir kelas 2, Spoils Day. Juni: Kegiatan belajar-rnengajar untuk kelas 1, Ujian kelas 3. Juli: Ujian akhir semester, Tarnbahan Pelajaran, Camping. 5. Agustus: Open Day, School Day, Camping, Festival Sekolah dan masa liburan muslin panes.
Semester Gene!): September: Opening Ceremony, Tes Akademik, Festival Sekolah. Oktober: Ujian tengah semester, Kuliah dari Universitas kelas 2. November: Tes Akademik, Tes Kernarnpuan Akademik kelas 3, Reading session untuk 1. Desernber: Tes Akademik, tarnbahan pelajaran, berbarengan dengan masa liburan musim dingin. Januari: Tes Kernarnpuan Akademik, Ujian Akhir kelas 3, Reading Session kelas 2. Februari: Ujian akhir kelas 1 dan 2. 7. tvlaret: Wisuda, Ujian susulan. Refoiniasi
Jadi, reforrnasi seperii apa yang dicanangkan dalarn %tutor; Kyoiku? Mengernbangkan model pembelajaran yang lebih tleksibel untuk meningkatkan kemampuan dasar scholastic siswa. 2. Perbaikan rnutu pembelajaran yang rnenekankan pada karakter kepribadian siswa secara intrapersonal dan interpersonal. Mengurangi tekanan dan rnengernbangkan aspek Iingkungan belajar yang rnenyenangkan. Evaluasi sekolah secara rnandiri dan transparan oleh orangtua siswa dan rnasysrakat. 6. tvleningkatkan profesionalitas guru, etos kerja, dan upgrading. Dilengkapi dengan penerapan evaluasi, dan penghargaan bagi guru berprestasi. Mendorong pengembangan universitas dengan taraf internasional. Reformasi konstitusi dan pernbentukan filosofi pendidikan untuk menyongsong abad baru. Reformasi yang dilakukan bukan terletak pada mated pelajaran atau rnetode pengajaran di kelas, tetapi pada sistem pendidikan di sekolah. Konsep ini sesuai dengan problematika yang ada. Selain itu, negara ini tampak tidak membangun kelas-kelas baru dan justru rnenggabungkan beberapa sekolah yang ada. Dengan kata lain, sistem pendidikan di Jepang bertujuan rnenciptakan kader bangsa yang sehat jasrnani dan rohani, sells penuh estetika. Sistern semacam ini diharapkan rnarnpu rnenghasilkan rnurid yang ideal, tekun melatih did sendiri, rnengikuti aturan, dan rnerniliki wawasan berpikir internasional. Lantas, bagairnana dengan sistem pendidikan Indonesia yang telah berkali-kali ganti kurikulum? Adakah reforrnasi tercanang di dalamnya, ataukah sekadar utak-atik materi !erne dan rnernberi sentuhan narna baru sebagai jaketnya? Semoga tidak!
Oleh: AnneAhira.com