http://compteur.cc/

Selasa, 10 Januari 2012

Santorum Akan Sabotase Nuklir Iran

MERRIMACK - Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Rick Santorum mengutarakan pandangannya terhadap Iran dalam kampanyenya di New Hampshire. Dirinya dengan tegas mengatakan, akan melakukan sabotase fasilitas nuklir Iran sebelum mengembomnya. Mantan Senator Pennsylvania itu mengatakan, bila terpilih sebagai Presiden AS, dirinya akan mengambil kebijakan ekstra keras ke Iran seperti halnya mendanai LSM anti-pemerintahan di Iran, memperkuat pemberlakuan sanksi, dan juga melakukan sabotase terhadap fasilitas nuklir Iran. Bila seluruh tindakan itu tidak efektif, Santorum akan melakukan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran. "Serangan itu sama seperti yang dilakukan oleh Israel ke Suriah, dan Irak, hal itu ditujukan agar Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklirnya," ujar Santorum, seperti dikutip Washington Times, Selasa (10/1/2012). Santorum juga menegaskan dukungannya terhadap Israel, dirinya selalu tampil sebagai pendukung Israel yang siap mengucurkan dananya untuk negeri Yahudi itu. Pada saat yang sama, bakal calon kandidat lainnya, Ron Paul juga mengutarakan pandangannya terhadap kasus Iran. Paul langsung mengutarakan pandangan liberalnya terhadap isu Iran dengan mengatakan, dirinya takut akan segala bentuk senjata nuklir yang dimiliki oleh setiap negara. Namun Paul menegaskan, pemberlakuan sanksi hanya akan menyeret AS ke dalam peperangan. "Malapetaka akan segera meletus di masa yang akan datang. Hingga saat ini, pengawas nuklir tidak memiliki bukti yang kuat atas kepemilikan Iran terhadap senjata nuklir. Kita boleh berperang, namun kita juga harus berhati-hati," ujar Paul. Mitt Romney, Rick Santorum, dan juga Ron Paul merupakan tiga orang bakal calon kandidat Presiden AS yang unggul di Iowa. Mereka pun akan terus bertanding dalam kaukus di beberapa negara bagian lainnya di AS. New Hampshire sendiri dikabarkan menjadi tempat yang akan memberikan atmosfer baik bagi Paul, karena Paul dikabarkan sudah mendapat dukungan dari tiga suratkabar asal New Hampshire.(AUL)