http://compteur.cc/

Rabu, 23 November 2011

"Stock Premium Tidak Cukup sampai Akhir Tahun"


JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan cukup sampai akhir tahun ini.

"Perkiraan kebutuhan BBM subsidi 2011 diperkirakan melebihi kuota dan akan dilaporkan secara tersendiri kepada komisi VII DPR RI," ungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen migas) Evita Legowo, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2011).

Karenanya, dia berharap Komisi VII dapat memberikan keputusan sebelum akhir Desember 2011. "Tidak banyak (waktu), di kuota kan 40,49 juta kiloliter (KL), tahun ini kayanya lebih sedikit, 41 koma sedikit," katanya.

Dia menegaskan banyaknya penyalahgunaan BBM subsidi seperti BBM subsidi digunakan untuk industri menjadi penyebab utama. Selain itu, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi BBM subsidi memasuki libur Natal dan Tahun Baru. "Tapi konsumsi sampai sekarang lebih tinggi," katanya.

Evita menambahkan, pendistribusian BBM subsidi selalu dimonitori oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan sampai Oktober 2011 telah melampui 2,72 persen dari kuota Januari-Oktober 2011.